Cancelled: Japan

“Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” -Yes 55:8–9 TB

Rencana kami: merayakan ulang tahun Emma di Jepang ketika musim sakura. Sudah terbayang barang bawaannya: popok, susu, gendongan. Terakhir ke Jepang itu Emma “susah makan”, maunya bakpao Family Mart aja. Itu pun, kulitnya doank.

Kami juga baru merintis usaha Kopi.dll, belum tahu juga apakah usaha tersebut bisa ditinggal selama perjalanan kami ke Jepang. Tapi kami persiapkan sebisanya: sistem kasir, petugas yang bertanggung jawab, mengajari penggunaan aplikasi, dan sebagainya.

Belilah kami tiket Garuda Indonesia Jakarta-Tokyo PP 13–24 Mei 2020 dengan penerbangan langsung, supaya tidak lelah di perjalanan. Ah, ternyata meleset dikit dari ulang tahun Emma. “Tidak apa”, anggap perayaannya ulang tahun + 1 bulan.

Lagipula, kalau beli di akhir April-awal Mei kena Golden Week Jepang. Tempat wisata pun akan sangat ramai, katanya. Terbayang orang Jepang yang giat bekerja, libur 1–2 minggu akan memenuhi tempat wisata. Mungkin ibarat di Indonesia, seperti libur lebaran.

Jakarta-Tokyo Rabu, 13 Mei 2020
Tokyo-Jakarta Minggu, 24 Mei 2020
Total rupiah yang dikurbankan

Yen

Untuk penukaran Yen, saya melakukan cicilan di ONe Mobile by OCBC NISP. Enaknya ketika buka tabungan kita langsung memiliki beberapa kurs, yang saya pakai saat ini: IDR, USD, SGD, JPY. Mungkin nanti AUD jika ke Australia, Amin.

1 tabungan langsung dengan beberapa mata uang

Kenapa tidak pakai Money Changer? Karena saya belinya cicil. Saya mencicil beli Yen dari gaji sejak tahun 2019. Uang saya di tabungan bisa langsung dikonversi ke kurs Yen saat itu, dan dari aplikasi ONe Mobile bisa langsung terlihat berapa total tabungan Yen saya.

Histori cicil beli yen

Jika memang sudah mencukupi, saya akan menghubungi cabang terdekat untuk janjian penarikan valas. Karena memang tidak semua cabang melayani transaksi ini, atau terkadang cabang bersangkutan sedang tidak memiliki valas tersebut sehingga harus meminta dari cabang lain.

Visa

Sejak Jepang menerbitkan Visa Waiver untuk Warga Indonesia pemegang e-Paspor, kami selalu membuat/memperpanjang e-Paspor. Sekali apply Visa Waiver berlaku selama 3 tahun atau masa berlaku paspor habis, mana yang lebih dulu.

Visa Waiver Agnes & Emma masih berlaku karena baru terdaftar 11 April 2019, sedangkan paspor saya habis berlaku jadi baru perpanjang di September 2019. Untuk keberangkatan Mei 2020, saya mendaftar di awal Maret 2020. “Aman?”, tanya kebanyakan orang mengenai situasi virus COVID-19.

“Sejauh ini belum ada larangan”, kata petugas VFS Global di Lotte Shopping Avenue samping XXI Cinema. “Jepang kan budayanya suka mengenakan masker, harusnya aman”, saya membatin berusaha menenangkan ketakutan. 11 Maret 2020 Visa Waiver saya terdaftar, tepat WHO mengumumkan pandemi.

Segera menghubungi Garuda Indonesia, diberikan opsi untuk Reroute-Reschedule-Open Ticket. Karena kami belum memiliki rencana pasti, kami memilih untuk open ticket sampai 30 Juni 2021. Rasanya bagai penantian dari Avengers: Infinity Wars ke Avengers: Endgame, penuh dengan tanya: bagaimana selanjutnya?

One thought on “Cancelled: Japan

Feel free to comment