Christmas 2014 Holiday Trip to Jogja – Part 1

PREPARATION

Sejak Oktober sudah memesan tiket KA PP Gambir-Yogyakarta seharga 965.000 (Sembilan ratus enam puluh lima ribu) rupiah per orang, dan telah booking hotel juga di Abadi Hotel Jogja melalui website agoda. Karena menggunakan kartu kredit UOB, mendapatkan diskon sebesar 5%. Ketentuan dari hotelnya tidak dapat diuangkan kembali, total 4 malam per orang seharga 1.228.118,33 (satu juta dua ratus dua puluh delapan ribu) rupiah sudah termasuk sarapan pagi dan 1 botol air mineral 600ml setiap harinya.

Tiket Berangkat
Tiket Berangkat
Abadi Hotel
Abadi Hotel

DAY 1 – WED, 24 DEC 2014

            Di tiket jadwal keberangkatan Taksaka Pagi adalah pukul 9.05, kami berangkat dari rumah sekitar pukul 7 dengan perkiraan sampai kurang lebih pukul 8. Karena kami membeli tiket secara online, maka tiket harus dicetak maksimal 1 jam sebelum keberangkatan. Cara mencetak tiket bisa melalui Cetak Tiket Mandiri (CTM) dengan memasukkan kode booking atau di loket stasiun dengan menunjukkan bukti pembayaran.

Ternyata Andrew telah sampai duluan dan saya meminta Andrew mencoba cetak tiket melalui CTM karena kami masih terjebak macet di tol, sesampai di stasiun kami bertemu Andrew dan tiket telah dicetak. Terlihat di stasiun mesin CTM ada sekitar 3 buah, dan meskipun antriannya ramai tapi tidak terlalu lama karena ada petugas juga yang membantu.

Jam 8 lebih setelah membeli Java Chip Frappucino Starbucks® dan French fries KFC, saya bertanya apakah sudah boleh masuk menunggu di peron keberangkatan atau belum dan ternyata sudah. Pengecekan tiket dengan tanda pengenal masing-masing penumpang, kemudian kami dipersilahkan masuk.

Sempat mampir sebentar di toko yang menjual kue tradisional seperti pastel goreng seharga 5.000 (lima ribu) rupiah dan lontong ayam seharga 6.000 (enam ribu) rupiah yang ternyata rasanya tidak enak. Kami naik mengikuti papan arah Yogyakarta dan menunggu di peron 4. Kereta datang agak telat sekitar pukul 9.20 baru kami berangkat menuju ke arah Yogyakarta.

Monas from Gambir
Monas from Gambir

***

Di masing-masing tempat duduk kereta terdapat 2 buah colokan beserta meja kecil, ada tv yang memutarkan film Home Alone 2 diselingi pengumuman dan iklan dari PT. KAI. Selang beberapa menit tiket kami dicek kembali. Kemudian datang pramugari menawarkan makanan dan minuman, kami memesan nasi rames untuk makan siang seharga 30.000 (tiga puluh ribu) rupiah.

Selfie
Selfie

Sekitar jam 11 karena sudah lapar kami pun meminta nasi rames untuk dihidangkan sekarang, dan rasanya biasa saja. Lumayan mengenyangkan, tapi tidak worth untuk harga segitu. Ya sebagai pengalaman saja, saya sih masih berniat untuk mencoba menu lainnya nanti. Akhirnya hampir jam 5 sore kami sampai di Stasiun Tugu Yogyakarta, telat 30 menit dari jadwal di tiket.

Agnes
Agnes

Setelah menurunkan barang bawaan, kami melihat papan arah Malioboro ke kiri dan Pasar Kembang ke kanan. Karena alamat hotel seingat saya adalah Pasar Kembang Malioboro, saya agak bingung harus ke kiri atau kanan. Sambil membuka internet tetapi ternyata agak susah aksesnya, akhirnya saya memutuskan untuk mengambil arah Pasar Kembang.

Begitu keluar stasiun, Abadi Hotel sudah langsung terlihat di depan mata. Kami tinggal menyeberang jalan, dan sampai. Check-in, kami diminta uang deposit sebesar 200.000 (dua ratus ribu) rupiah yang akan dikembalikan nanti ketika check-out. Sambil menunggu proses check-in kami diberikan welcome drink asam jawa gitu, lumayan enak asam segar manis. Di sini juga terlihat ada counter Ceria Rental Mobil.

Sesampai di kamar, saya menelpon Gereja Kotabaru menanyakan kapan perayaan Misa Malam Natal berlangsung. Jadwalnya 8.30 dan 10, kami memutuskan untuk mengikuti yang jam 8.30. Seusai mandi, kami pun berangkat menuju ke Gereja sekitar pukul 6 sore. Karena rencana kami untuk mencari makan di sepanjang jalan menuju Gereja, maka tawaran becak pun kami tolak.

Perjalanan kami tempuh sejarak kurang lebih 1 kilometer selama 15-20 menit, sepanjang perjalanan tidak terlihat tempat makan yang menarik dan ada juga yang tutup karena sudah musim liburan. Akhirnya kami memutuskan untuk makan di tenda pinggir jalan, pecel lele dan ayam penyet. Ada juga terong penyet. Harganya termasuk murah, untuk Pecel Lele 7.000 (tujuh ribu) rupiah, Ayam Penyet 9.000 (Sembilan ribu) rupiah, Es Jeruk 2.000 (dua ribu) rupiah, dan Nasi Putih 2.000 (dua ribu) rupiah.

***

Selesai Misa Malam Natal, kami pun berjalan kaki pulang kembali ke hotel. Sebelum sampai di hotel, kami menyempatkan diri mampir ke mini mart untuk membeli buah, kopi kaleng, air mineral 1.5 liter, dan beberapa cemilan.

Gereja Antonius Kotabaru
Gereja Kotabaru
Selfie-ception
Selfie-ception
Selfie 2
Selfie 2
Advertisements

Feel free to comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s